SSGI

  • 22/Sep/2021
  • Admin
  • Penelitian
  • 138

Studi Status Gizi Indonesia 2021

Strategi Pemerintah dalam upaya penanggulangan stunting dituangkan dalam bentuk 5 Pilar Strategi Nasional (STRANAS) Percepatan Pencegahan Stunting 2018- 2024. Salah satu pilar penting dari STRANAS Percepatan Pencegahan Stunting adalah pemantauan dan evaluasi. Oleh karena itu diperlukan sistem pendataan yang dapat memantau secara akurat dan data prevalensi stunting di tingkat nasonal dan kabupaten/kota. Sejak tahun 2019 dilakukan studi status gizi Balita yang dilanjutkan setiap tahun sampai tahun 2024. Kondisi saat ini, baik di tingkat global maupun di Indonesia masih dalam masa Pandemi COVID-19 maka pelaksanaan SSGI tahun 2021 akan dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan COVID-19, pada 9.500 Blok Sensus (BS) SUSENAS (Survei Sosial Ekonomi Nasional) Maret 2021. Data status gizi balita yang diperoleh pada studi ini adalah representatif tingkat provinsi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pengambil kebijakan upaya perbaikan gizi masyarakat khususnya anak balita.

Prevelensi gangguan kekurangan gizi balita di Indonesia sudah mulai terjadi penurunan yang signifikan, dimana pada tahun 2013 prevalensi balita stunting adalah 37,2 persen menjadi 27,7 persen pada tahun 2019. Kondisi tersebut dapat diasumsikan bahan selama 6 tahun terakhir telah terjadi penurunan prevalensi stunting sebesar 9,5 persen atau sekitar 1,6 persen per tahun. Namun demikian, stunting masih menjadi masalah di Indonesa apabila mengacu pada target 20 persen sebagai batasan bahwa sunting sudah tidak lagi menjadi masalah Kesehatan masyarakat. Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 harus dilakukan untuk memperoleh data status gizi balita khususnya prevalensi stunting pada balita. Kondisi pandemi COVID-19 yang sudah terjadi selama satu tahun lebih diduga berdampak terhadap capaian upaya penurunan prevalensi stunting balita di Indonesia. Oleh karena itu SSGI tahun 2021 mempunyai peran yang strategis menentuka arah kebijakan dan perbaikan program percepatan penurunan stunting di Indonesia.