Penandatanganan PKS dengan Taman Pintar Yogyakarta

  • 18/Dec/2019
  • Admin
  • Berita
  • 210610

Tanggal 16 Desember merupakan hari ulang tahun Taman Pintar Yogyakarta (TPY). Pada tanggal 16 Desember 2019 TPY menyelenggarakan perayaan ulang tahun ke-11 di Omah Dhuwur, Kotagede.  Dalam acara tersebut dilangsungkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) yaitu:

  1. MoU antara Badan Litbangkes dan Kota Yogyakarta
  2. MoU antara Tokopedia dan Kota Yogyakarta
  3. PKS antara Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) dan Dinas Pariwisata.
  4. Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada dan Dinas Pariwisata.

 

Dalam sambutannya, Walikota Yogyakarta, Hari Suyuti, menyampaikan bahwa TPY harus terus berubah agar tidak menjadi museum.  TPY harus mampu memberikan manfaat kepada masyarakat terkiat perkembangan iptek dan pengetahuan terkini.

 

Selain Walikota, sambutan juga disampaikan oleh Kepala Badan Litbangkes dan Dekan FMIPA UGM.  Kepala badan Litbang Kesehatan mengatakan bahwa salah satu tujuan kegiatan diseminasi oleh Badan Litbangkes adalah untuk meningkatkan literasi kesehatan.  Dalam hal kerja  sama dengan Kota Yogyakarta, B2P2TOOT selaku salah satu Satker Badan Litbangkes akan mengembangakan taman tanaman obat vertikal dan menyusun ruang display untuk edukasi tanaman obat dan jamu bagi masyarakat.  Potensi lain yang dapat dikerjasamakan dengan Taman pintar adalah Dunia Vektor yang dimiliki oleh Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit, Salatiga.

Smentara itu, Dekan Fakultas MIPA UGM menjelaskan bahwa TPY telah berperan mencerdaskan dan menginspirasi masyarakat.  Namun itu saja tidak cukup.  Membuat anak didik pintar lebih mudah daripada membuat anak didik berbudi pekerti luhur.  UGM memiliki Taman Kebijaksanaan, maka jiak dikolaborasikan dengan TPY akan menajdi taman yang bisa mendorong anak untuk menjadi pintar dan bijak.  Tujuan kerja sama edukasi di TPY  adalah agar masyarakat mampu menggunakan teknologi dengan bijak.

Pada akhir sesi sambutan, Direktur Tokopedia menjelaskan bahwa 90 juta orang Indonesia setiap bulannya menggunakan Tokopedia.  Sebanyak 6,2 juta UKM telah bergabung dengan tokopedia.  Secara nasional, Tokopedia berimbas pada peningkatan 22% jumlah pengusaha, dan di sisi lain masyarakat merasakan 21% harga lebih murah.  Kerja sama Tokopedia dan TPY berupa digitalisasi layananan publik dan pembelian tiket TPY melalui aplikasi Tokopedia.