B2P2TOOT turut berpartisipasi dalam Pameran Ritech Expo 2019

  • 05/Sep/2019
  • Admin
  • Highlights
  • 38

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Penyakit (B2P2TOOT Tawangmangu),  dan juga Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir (B2P2VRP Salatiga) bergabung dengan Badan Litbangkes meramaikan Pameran Ritech Expo 2019. Ritech Expo 2019 merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Teknologi Nasional (Hakteknas) yang ke 24 tahun 2019, yang diselenggarakan oleh Kementerian Ristekdikti di Lapangan Puputan Renon, Denpasar yang berlangsung 4 hari sejak 25 Agustus hingga Rabu, 28 Agustus 2019 dengan tema “IPTEK dan Inovasi dalam Industri Kreatif di Era Revolusi Industri 4.0”.

Pameran ini menyajikan berbagai produk inovasi unggulan dari perguruan tinggi, lembaga riset, badan litbang K/L/daerah, industri, hingga para inovator yang keseluruhannya merupakan karya anak bangsa.

Sesuai dengan tema yang diusung, Badan Litbangkes Kemenkes menampilkan beberapa teknologi dan inovasi yang dimilikinya. Badan Litbangkes sajikan science experience pada para pengunjung berupa peta distribusi patogen, vektor dan reservoir penyakit. Peta ini merupakan media informasi digital berbasis system informasi geografis (Geografic Information System/GIS) yang berisikan sebaran hasil riset khusus vektor dan reservoir penyakit di Indonesia. Selain itu, Badan Litbangkes pun menyajikan diseminasi informasi hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dan IPKM dengan teknologi AR (Augmented Reality) . Tak ketinggalan wahana 360 yang mempertontonkan aktifitas riset hulu hilir di Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, sehingga pengunjung pun seolah berada di sana.

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional sebagai salah satu institusi yang bergerak dalam riset tanaman obat telah menghasilkan 12 ramuan jamu saintifik telah terbukti berkhasiat dan telah diuji keamanannya serta Riset Tanaman Obat dan Jamu (Ristoja) telah memetakan ribuan tanaman yang berpotensial menjadi obat. Hal ini akan terus dikembangkan melalui kerjasama dengan berbagai sehingga hasil ramuan ini bisa digunakan oleh masyarakat luas dan cita-cita kemandirian bahan baku obat dapat segera tercapai

Selain informasi kesehatan hasil penelitian, pengunjung juga bisa mendapatkan souvenir dengan mengikuti kuis yang ada di both Badan Litbangkes

Perhelatan tahunan ini diikuti oleh 185 booth dari 120 instansi di Indonesia dan dibuka untuk umum hingga tanggal 28 Agustus 2019