Diseminasi Hasil Penelitian Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tahun 2018

  • 28/Nov/2019
  • Admin
  • Berita
  • 210734

Bertempat di Jakarta, pada tanggal 18 - 21 November 2019, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tahun 2018.

Sebanyak 8 (delapan) judul penelitian rutin dan 23 judul  penelitian yang merupakan bagian dari judul payung Analisis Lanjut Ristoja hasil penelitian tahun 2018 ini didiseminasikan pada tahun 2019.  Kegiatan diseminasi ini dihadiri  stakeholder yang meliputi unsur pemerintahan dan akademik sesuai dengan tema penelitian. 

Lima tema penelitian yang diangkat dalam diseminasi ini adalah:

  1. Standarisasi tanaman obat
  2. Pengembangan formula jamu
  3. Pengembangan bahan baku obat
  4. Uji klinik jamu
  5. Karakterisasi tumbuhan obat hasil Ristoja

Dalam sambutan dan arahannya, Kepala B2P2TOOT Bapak Akhmad Saikhu menjelaskan bahwa diseminasi ini adalah suatu kewajiban dan bentuk pertanggungjawaban dari penelitian ini yaitu melakukan publikasi ilmiah dan mendiseminasikan hasil peneltiian kepada stakeholder terkait. Program-program harus “delivered” artinya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hasil penelitian diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat sejalan dengan arahan Presiden Jokowi.

Stakeholder yang dimaksudkan sebagai kandidat pengguna hasil riset tanaman obat dan obat tradisional antara lain perguruan tinggi, instansi vertikal, pemerintah daerah,  dan industri. Selain mengundang stakeholder calon pengguna hasil riset, dalam diseminasi ini juga akan diundang mitra Pusat Unggulan Iptek (PUI), satuan kerja di lingkungan Badan Litbang Kesehatan, pakar pembahas dari perguruan tinggi dan lembaga riset, perwakilan Komisi Saintifikasi Jamu Nasional, serta perwakilan Kelompok Kerja Tanaman Obat dan Obat Tradisional.

Kegiatan diseminasi ini dilakukan dalam bentuk pemaparan hasil penelitian, pembahasan oleh pakar, dan diskusi. Dalam paparannya, ketua peneliti menyajikan latar belakang, metode, hasil, kesimpulan dan rekomendasi terkait hasil penelitian yang dicapai. Selanjutnya pembahas  memberikan masukan atau pertanyaan untuk klarifikasi hasil penelitian dan menyampaikan saran untuk penelitian lanjut dan atau rekomendasi implementasi penelitian tersebut. Sesi diskusi diadakan untuk memberikan waktu kepada audien menanyakan materi yang belum diterima secara jelas dari hasil pemaparan, sekaligus untuk membuka peluang kerjasama riset lanjutan atau implementasi bersama hasil riset.